Category Archives: Artikel

Studi Hubungan Internasional Dalam Perspektif

Oleh: Tavinur Syamsudin (Lulus 1992, Ilmu Hubungan Internasional) E-mail: prootda@gmail.com Pengenalan pelbagai faktor yang mendorong atau menghambat upaya kita memahami gejala atau masalah-masalah internasional, sangat terkait dengan cara kita mengelolanya (to manage). Melalui Studi Hubungan Internasional (SHI) diharapkan muncul pelbagai gambaran dunia berdasarkan model atau kerangka berpikir yang dikembangkan berdasarkan pertimbangan unsur global, regional, lokal

Read More

Dystopia Orwell Dan Kode Keras Untuk Kita

Oleh: Ignasius Priyono (HI 2010) George Orwell menyajikan sebuah dystopia1 politik dalam novelnya yang berjudul nineteen eighty-four.2 Sulit rasanya membayangkan bahwa kita hidup di dalam dunia yang disajikan Orwell dalam novelnya tersebut. Bercerita tentang Winston Smith yang hidup dalam sebuah superstate bernama Oceania3 yang pernah porak-poranda akibat perang yang berkepanjangan. Oceania menganut sistem satu partai,

Read More

BREXIT : Ancaman atau Peluang Ekonomi bagi Inggris ?

Oleh : Abdul Rauf Rahmansyah (HI – 2013) Uni Eropa adalah kemitraan regional dari 28 Negara di benua Eropa dalam hal ekonomi, politik, dan keamanan. Namun, kerjasama ini lebih ditekankan pada dorongan kerjasama ekonomi agar Negara – Negara di kawasan Eropa tak terlibat lagi dalam perang mengingat betapa hancurnya lingkungan mereka akibat dari Perang Dunia

Read More

Menengok Kembali Eksistensi Uni Eropa dalam menghadapi Krisis Moneter di Yunani

Oleh : Abdul Rauf Rahmansyah (HI 2013) Uni Eropa adalah perwujudan regionalisme yang menjadi sebuah panutan dalam perkembangan kerjasama regional. Pendirian kerjasama regional ini secara sempurna mulai disusun dalam Perjanjian Maastricht pada tanggal 7 Februari 1992 dan mulai terlaksana pada tanggal 1 November 1993. Salah satu pilar kerjasama Uni Eropa adalah pilar ekonomi yang berorientasi pada kesatuan ekonomi dan moneter.

Read More

Philantro-Capitalism

Oleh : Muhammad Fajar Nur – HI 2013 (Review Diskusi Kontemporer HIMAHI FISIP UNHAS 24 Februari 2016) Muncul pada terbitan majalah The Economist edisi 23 Februari 2006, istilah philanthro-capitalism menjadi populer sebagai istilah yang digunakan para orang-orang “berduit-lebih” dalam menyelesaikan permasalah sosial yang ada. Sebelum memasuki apa philanthro-capitalism dan bagaimana philanthro-capitalism bekerja, kita harus mengetahui

Read More

Skip to toolbar