Category Archives: ARTIKEL

Konsep Kebebasan dan Perdamaian dalam Liberalisme

Oleh: Rezki Ameliyah Arief (HI 2015) Email: ameliyaharief@gmail.com Pengantar Berbicara tentang liberalisme sebagai sebuah paradigma dalam hubungan internasional, maka terlebih dahulu kita harus mengerti konteks sejarah yang melatarbelakangi munculnya paham ini. Jika ditinjau dari bidang filsafat, maka liberalisme kadang disebut sebagai idealisme. Kesalahpahaman kita terkadang memaknai idealisme sebagai suatu aliran yang tidak realistis, namun ia menunjukkan kepercayaan-kepercayaan

Read More

Review Diskusi: G-20

oleh : Isa Sabriana (HI 2017) email : isa.hideng@gmail.com               Group of Twenty atau lebih dikenal dengan G-20 adalah kelompok negara yang terdiri dari 19 negara (Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brazil, RRT, India, Indonesia, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Korsel, Meksiko, Prancis, Rusia, Turki, dan Uni Eropa) ditambah Uni Eropa dengan perekonomian

Read More

Review Diskusi : Merebut Keadilan Untuk Warga Barabaraya

Oleh: Nurul Ilmi As’ad (HI 2016) Email: nurulilmi26@gmail.com Di tahun 2016 permasalahan di Barabaraya kembali memanas setelah sekian tahun kasus Barabaraya seperti berjalan ditempat dan belum menemukan titik terang. Hal-hal yang menjadi pemantik memanasnya Barabaraya karena dikeluarkannya Surat Peringatan Pertama bagi masyarakat Barabaraya yang notabenenya berada diluar asrama. Di tahun 2017 pihak Kodam mengeluarkan Surat

Read More

PRESS RELEASE: SERIKAT AMUNISI TANI

Dewasa ini, Liberalisasi dalam sektor tani semakin marak terjadi akibat dari proses globalisasi ekonomi dunia yang  semakin memudahkan proses akumulasi kapital bekerja. Fenomena ini yang menyebabkan kebijakan-kebijakan yang dibuat lebih berorientasi kepada kelas dominan atau pemegang modal. Aktor dibalik proses liberalisasi ini adalah 3 organisasi yang biasa disebut Bretten wood institutions (BWI) yang diantaranya adalah

Read More

PENGESAHAN KEPUTUSAN REKTOR TENTANG ORGANISASI KEMAHASISWAAN MELALUI PROSES YANG MENEGASIKAN PERAN MAHASISWA

Oleh: Departemen Advokasi dan Kajian Strategis Tahun lalu, Mahasiswa Unhas terkhusus lembaga kemahasiswaannya protes kepada pihak Universitas Hasanuddin terhadap surat keputusan rektor tentang organisasi kemahasiswaan yang dinilai substansinya dapat dibilang mengekang dan membuat organisasi kemahasiswaan tidak mendapat kedaulatan organisasinya secara penuh. Surat keputusan rektor tersebut merupakan peraturan yang didasarkan pada pasal 49 ayat (4) Peraturan

Read More

Skip to toolbar