Category Archives: BERANDA

Posisi Kasus Kulon Progo

Oleh: Departemen Advokasi dan Kajian Strategis HIMAHI FISIP UNHAS Latar Belakang terjadinya Kasus Pada 25 Januari 2011, pemerintah Indonesia yang diwakili oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT. Angkasa Pura I (PT. AP I) atau Angkasa Pura Airports bersepakat dalam kerjasama dengan investor asal India, Grama Vikas Kendra Power & Infrastructure, untuk pembangunan megaproyek bandara

Read More

Review Diskusi : Peningkatan Kerjasama Ekonomi Indonesia-Uni Eropa Melalui Kerangka Asia-Europe Meeting (ASEM)

Oleh Muhammad Restu Saputra (HI 2016) Dua hal penting yang dapat kita tarik dalam diskusi kali ini, yaitu studi kawasan Asia dan studi kawasan Eropa. Sedikit mengkaji kebelakang dari bagaimana awal hubungan Asia-Eropa terjadi berdasarkan tiga tahapan. Pertama, abad ke-15, ketika seorang pelayar terkenal, Marco Polo mengelilingi dunia hingga tiba ke Asia. Disitulah asal mula

Read More

Agreement on Agriculture dan Reforma Agraria

Oleh: Andi Ahmad Fadhil (HI 2013) dan Muhammad Ismail (BEM Fakultas Pertanian Unhas) Hingga hari ini, permasalahan-permasalahan terkait sektor pertanian masih saja banyak di temui di berbagai negara, terutama negara berkembang. Rezim global pencipta kebijakan liberalisasi sektor pertanian muncul malalui World Trade Organization. Di antara GATS, TRIMS, TRIPS ada juga AoA (Agreement on Agriculture) yang

Read More

Review Diskusi : Higher Education, State or Market?

Oleh : Fadli Anggara Putra (HI 2016) E-mail: fadlianggaraputra01@gmail.com Fasilitator: Ayu Anastasya Rachman, S.IP, M.A Tema ini mencoba menginterpretasikan apa dan siapa yang punya kendali atas pendidikan, yang aktornya negara atau pasar. Secara istilah, tema ini dapat dipetakan menjadi beberapa unsur, yaitu: pendidikan tinggi, neoliberalisme, dan privatisasi. Pendidikan tinggi dapat dibedakan dalam dua bentuk, yaitu

Read More

Press Release: Selamatkan Pesisir Takalar : Selamatkan Nelayan

Perencanaan tata ruang saat ini mengagendakan pembangunan terkhusus pada wilayah perkotaan, sehingga tidak mengherankan bahwa semakin modernnya metodologi pembangunan perkotaan, maka tak syak lagi akan banyak infrastruktur bangunan yang berdiri di seluruh sisi perkotaan. Pembangunan yang massif tersebut sekiranya tidak terlepas dari sumber daya manusia, alam, serta sumber daya lain yang diserapnya agar pembangunan perkotaan

Read More

Skip to toolbar