Author Archives: himahi

Review Diskusi TEROESIR 2016: Reklamasi di Makassar

Oleh: Andi Anna Varelly (HI 2014) E-mail: dyowifu@gmail.com Masalah pembangunan sedang ramai diperbincangkan akhir-akhir ini. Mengapa? Sustainable Development Goals atau SDGs yang telah disahkan di markas besar PBB di New York pada tahun 2015 dan dihadiri oleh 193 negara memiliki tiga tujuan di tahun 2030 berupa mengakhiri kemiskinan, mencapai kesetaraan dan mengatasi perubahan iklim. Untuk

Read More

Habiskan Makananmu

Oleh: Ignasius Priyono (HI 2010) Email: priyonoignasius@gmail.com  Menyia-nyiakan makanan sama dengan mencuri dari meja orang miskin. Pope Francis Ketika saya kembali mengunjungi kantin kampus, pemandangan sama yang masih terlihat sejak saya menuntut ilmu di tempat ini. Piring-piring yang masih dipenuhi dengan sisa sisa makanan—terutama nasi yang masih layak konsumsi—begitu saja dibiarkan tergeletak di atas meja,

Read More

Belajar Teori

Oleh : Rial Ashari (HI 2012) Email: asharirial@gmail.com Pertanyaan sepele seperti “mengapa belajar penting jika diutarakan?” pada banyak mahasiswa tingkat akhir bakal jadi pertanyaan yang sia-sia, tidak substansial, meremehkan, comberan. Mahasiswa tingkat akhir ini mungkin lebih berpikir praktis bahwa belajar berguna untuk menguasai teori-teori sehingga bisa mudah menyelesaikan tugas akhir. Sama halnya juga jika ditanyakan

Read More

Sejarah yang digelapkan: Tragedi G30S

Oleh: A. Aulia Hardina Hakim (HI 2014) Email: Andiauliahardinahakim@yahoo.co.id “..babak sinthesis sedang di ambang pintu. Yang jelas, semua yang telah terjadi akan abadi dalam ingatan bangsa ini dan umat manusia sepanjang abad, tak peduli orang suka atau tidak. Para pengarang akan menghidupkannya lebih jelas dalam karya-karyanya. Para pembunuh dan terbunuh akan menjadi abadi di dalamnya

Read More

Emsinumok dan Pekai

Oleh : Rezki Ameliyah Arief (HI 2015) E-mail: ameliyaharief@gmail.com Ada hal yang menarik setiap memasuki bulan September. Bukan hujan yang turun dan melepas rindu akan keteduhan dan bunyi rintik setelah berpanas-panas ria di musim kemarau, tapi di bulan September terdapat tanggal penuh sejarah. 30 September 1965, telah 51 tahun peristiwa tersebut terjadi dan menjadi pengaruh

Read More

Skip to toolbar