Review Diskusi: G-20

oleh : Isa Sabriana (HI 2017)

email : isa.hideng@gmail.com

 

            Group of Twenty atau lebih dikenal dengan G-20 adalah kelompok negara yang terdiri dari 19 negara (Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brazil, RRT, India, Indonesia, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Korsel, Meksiko, Prancis, Rusia, Turki, dan Uni Eropa) ditambah Uni Eropa dengan perekonomian besar dan menengah didunia. Sebelum adanya forum G-20, G-7 merupakan forum pertama yang terbentuk, terdiri dari Kanada, Prancis, Jerman, Inggris, Itali, Jepang dan Amerika Serikat dan hal yang melatarbelakangi pembentukan forum G-7 menjadi G-20 adalah berawal dari terjadinya krisis keuangan pada tahun 1998. Negara-negara G-7 menganggap bahwa kurang efektifnya pertemuan G-7 apabila tidak melibatkan kekuatan-kekuatan ekonomi lain, agar keputusan-keputusan yang mereka canangkan memiliki pengaruh yang lebih besar. Akhirnya, kelompok G-20 resmi dibentuk pada tahun 1999 sebagai forum yang secara sistematis menghimpun kekuatan-kekuatan ekonomi maju dan berkembang untuk membahas isu-isu perekonomian dunia. Secara resmi, G-20 ini disebut sebagai The Group of Twenty Finance Ministers and Central Bank Governors atau Kelompok Dua Puluh Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral. G-20 tidak memiliki staf tetap karena kursi ketua dirotasi di antara anggota-anggotanya. Pertemuan pertama G-20 berlangsung di Berlin, 15 hingga 16 Desmber 1999 dimana menteri keuangan Jerman dan Kanada sebagai tuan rumah.Sebagai forum yang bergerak pada pemulihan bidang ekonomi global, tugas utama dari G-20 diantaranya: (1) Negara-negara berkembang akan menerima atau menanggung sedikitnya 5 persen dari hak suara pada Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund – IMF). (2) G-20 akan bertugas untuk mengurangi langkah-langkah stimulus ekonomi pemerintah untuk mengembalikan pertumbuhan dunia pada nilai yang tinggi, berkelanjutan dan juga seimbang. (3) G-20 bertugas untuk membuat penahapan peraturan baru untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas modal bank serta mengawasi peraturan akuntansi internasional.

Indonesia sendiri bergabung pada forum ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain G-7 sendiri yang mengundang Indonesia bergabung di forum tersebut dimana Indonesia sebagai negara dengan PDB pada peringkat 16. Indonesia dengan daya saing dibidang ekonomi yang masih lemah dan karenanya Indonesia perlu untuk membuat upaya lebih untuk meningkatkan daya saingnya, dengan menjadi anggota G-20 tentunya memberikan kepercayaan terhadap Indonesia dalam menjaga perkonomian agar mampu bertahan dalam krisis besar yang melanda dunia. Untuk melihat seberapa besar pengaruh ekonomi yang dimiliki Indonesia di G-20 mungkin masih jauh diantara negara anggota lainnya yang memang mempunyai kekuatan ekonomi besar. Hal ini sebenarnya yang menjadi dilema tersendiri bagi Indonesia, untuk bisa berdampingan dengan kekuatan besar dunia. Namun banyak juga kalangan yang menilai bahwa Indonesia memang layak masuk dalam kelompok negara berkembang dan berpengaruh di percaturan perekonomian global (Brasil, Rusia, India, Cina).Dengan status sebagai negara nomor 16 dunia, membuat keberadaan Indonesia di G-20 lebih diperhitungkan. Pendapat dan pemikiran Indonesia akan lebih banyak diakomodasi. Posisi tawar Indonesia juga akan menjadi lebih kuat ketimbang dulu ketika hanya menjadi “penggembira” di forum G-8.Dengan demikian, Indonesia memiliki peluang besar untuk secara lebih aktif mengutarakan pandangan-pandangan alternatif di luar dominasi negara-negara besar. Isu-isu yang dapat disuarakan Indonesia dalam forum G-20 antara lain tentang reformasi structural dan stabilisasi ekonomi dunia, utang, ketahanan pangan, ketenagakerjaan, dan perdagangan.Partisipasi aktif Indonesia pada setiap pertemuan G-20 memiliki potensi besar bagi peningkatan kapasitas ekonomi domestik, terutama jika ditinjau dari perspektif perdagangan dan investasi. Singkat kata, G-20 ibarat sebuah amunisi bagi Indonesia untuk mengarahkan sumberdaya global bagai kepentingan ekonomi dalam negeri secara lebih optimal. Bagi Indonesia, G-20 merupakan sebuah forum ekonomi yang penting di mana Indonesia dapat mempromosikan kepentingan ekonomi nasionalnya dan berkontribusi pada pembentukan tata kelola ekonomi global.Dengan menjadi anggota G-20 Indonesia berharap citra Indonesia maupun ekonomi di dunia global mampu dilihat sebagai suatu negara yang mempunya perekonomian yang baik, hal ini tentu berkaitan dengan citra ekonomi Indonesia di dunia internasional.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar