REVIEW DISKUSI : Neoliberalisme

Oleh: Khiar Fairuzy ( HI 2015)

E-mail: khiar_fairuzy@ymail.com

Secara historis kapitalisme terbagi 3 (tiga) yaitu, kapitalisme klasik, modern dan kapitalisme global. Kapitalisme merkantilisme klasik dimulai bahkan sejak abad kegelapan (dark age) abad 12-15 M, memuncak dimasa revolusi industri abad ke 18-19 M (aufklarung age), ketika penemuan ilmiah diproduksi secara massal dan kolonialisme semakin melebarkan sayapnya di 4 (empat) benua (Asia, Afrika, Amerika, Australia, termasuk Indonesia yang dijajah VOC yang hanya perusahaan dagang bukan pemerintah kolonial Belanda tahun 1596 yang kemudian akhirnya bangkrut). Kapitalisme klasik berakhir tahun 1929 ketika Krisis Malaise di Amerika Serikat akibat over heating dan over produksi sehingga krisis tersebut melanda dunia.

Sebagai tanda atau ciri dari merkantilime klasik ini adalah perdagangan dan pasar bebas tanpa batas serta tanpa campur tangan negara yang  memuncak ketika menguasai 4 benua (mirip dengan neolib). Sedangkan Kapitalisme Modern setelah Krisis Malaise, melahirkan tokoh pembaharu seperti John Maynard Keynes yang melahirkan Kebijakan Fiskal dan Moneter bersama Samuelson, dan tokoh-tokoh lainnya seperti John Stuart Mill dan lain-lain.

Disinilah perbedaan terjadi dengan kapitalisme sebelumnya dimana campur tangan negara dimungkinkan untuk menguasai moneter (Bank Central), dan fiskal (pajak) serta fasilitas umum lainnya (kesehatan, alat militer, pendidikan, kesejahteraan, dll). Tetapi dalam perjalanannya campur tangan negara diupayakan sangat minim bahkan sektor produksi penting (publik) dikuasai oleh swasta, pemerintah hanya memungut pajaknya saja. Dominasi besar oleh perusahaan swasta yang bermodal besar akibat penambahan modal dan keuntungan melalui bursa saham yang merupakan salah satu  instrumen pasar yang dikenal dalam kapitalisme, yaitu valas, saham, dan komoditas. Maka lahirlah MNC (Multi Nasional Corporation) dan TNC (Transnasional National Corp.) yang begitu sangat dahsyatnya ketika menguasai pasar dan perdagangan bebas saat ini. Disinilah titik balik yang mencengkram seluruh dunia oleh segelintir orang dan negara tertentu.

Kapitalisme Modern sendiri sesungguhnya di Amerika dan negara lain sudah berakhir berganti Kapitalisme Global atau Neoliberalisme. Tarik menarik kepentingan antara negara maju dan berkembang terjadi, bahkan lewat instrumen militer dan diplomasi. Pada masa puncaknya semi kapitalisme global sudah terjadi di Indonesia dan negara lainnya sejak Orde Baru pada era tahun 70-an ketika kita dijebak oleh IMF melalui LOI dan Structural Adjustment Program/ SAP (lihatlah Freeport, dan blok migas yang dikuasai), dimana ketika itu kita menemukan banyak kilang minyak yang dikenal dengan Oil Bom (ledakan minyak bumi).

1. WTO (Word Trade Organization)

Sebagai sebuah organisasi Internasional tentunya WTO memiliki proses panjang untuk bisa berada di titik ini sekarang. Sebenarnya organisasi yang mengatur perdagangan antar negara sudah ada semenjak dahulu. Organisasi yang mengatur perdagangan awalnya dijuluki sebagai General Agreement On Tariffs and Trade (GATT) yang berdiri pada tahun 1947. Awalnya GATT akan menjadi bagian dari rencana pembentukan International Trade Organisation (ITO). Dimana pada tahun tersebut banyak negara yang merasa diperlukan sebuah organisasi berbadan hukum yang mengatur berbagai sektor demi kepentingan banyak negara.

Untuk itulah dibuat tiga organisasi yang menjadi bagian ITO sekaligus menjadi tiga kerangka dari Bretton World Institution yaitu:

a. International Munetary Fund (IMF)

b. International Bank for Reconstruction and Development (IBRD)

c. General Agreement On Tariffs and Trade (GATT).

Namun ternyata semua rencana tersebut menghadapi banyak penghalang. Meskipun Havana Carter telah disetujui bahkan ditandatangi oleh 53 negara namun ternyata ITO gagal didirikan karena berbagai faktor. Namun faktor utama gagalnya organisasi ITO untuk didirikan adalah karena keberatan dari negara Amerika Serikat. Nyatanya negara Amerika Serikat takut apabila organisasi ITO sampai didirikan maka Amerika Serikat akan mulai kehilangan kuasa penuhnya untuk mengatur kondisi mereka sendiri. Ketidak setujuan tersebut diungkapkan dalam Konferensi Amerika Serikat yang membuat organisasi ITO resmi terganjal untuk diresmikan. Namun hal tersebut ternyata tidak menjadi penghalang bagi GATT untuk terus berdiri. Karena akhirnya banyak negara sepakat untuk menjadikan GATT sebagai perjanjian interim atau sementara. TRIMS, TRIPS, AOA, dan GATS.

2. IMF (International Monetary Fund)

International Monetary Fund (IMF) muncul sebagai hasil dari perundingan Bretton Woods, pasca Great Depression yang melanda dunia pada dekade 1930-an. Pada Pada tanggal 22 Juli 1944 – sebagai akibat dari Great Depression – 44 negara mengadakan pertemuan di Hotel Mount Washington Hotel, Kota Bretton Woods, New Hampshire, Amerika Serikat, untuk membahas kerangka kerja sama ekonomi internasional baru yang akan dibangun setelah Perang Dunia II. Negara-negara ini percaya bahwa kerangka kerja sama tersebut sangat dibutuhkan untuk menghindari pengulangan bencana ekonomi yang terjadi selama Great Depression. Pertemuan ini melahirkan “Bretton Woods Agreements” yang membangun IMF dan organisasi kembarannya, The International Bank for Reconstruction and Development (sekarang lebih dikenal dengan nama World Bank). Pada awalnya, IMF hanya beranggotakan 29 negara, namun kemudian pada awal tahun 2004 anggota IMF sudah mencapai 184 negara, yang berarti hampir semua negara anggota PBB juga menjadi anggota IMF

3. World Bank

Bank Dunia adalah lembaga internasional yang membantu negara-negara dengan pembiayaan dan nasihat keuangan. Tujuannya adalah untuk membantu negara-negara berkembang merancang pembangunan ekonomi rencana untuk membangun infrastruktur dan ekonomi mereka untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup bagi warga negara mereka. Hal ini juga membantu memfasilitasi investasi internasional. Organisasi ini didirikan pada tanggal 1 Juli 1944 selama Konferensi PBB Moneter dan Keuangan, yang berlangsung di Bretton Woods, New Hampshire.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar