Monthly Archives: March 2018

Mengenal Konsep Proletarisasi dan Akumulasi Primitif dalam Teori Kependudukan Marx (Rangkuman Tulisan Dede Mulyanto dalam Jurnal Kependudukan Padjajaran Tahun 2008)

Oleh : Rezki Ameliyah Arief – ameliyaharief@gmail.com (HI 2015) Kasus perampasan tanah ataupun ruang diberbagai sudut baik juga terjadi di Indonesia menyebabkan penulis tertarik dalam membahas aspek historis mengapa hal tersebut dapat terjadi. Memulai keingintahuan dengan mencari jejak digital, penulis akhirnya menemukan sebuah tulisan yang berjumlah 19 halaman dan akan di rangkum secara sederhana dalam

Read More

Vonis Bebas Tiga Petani Latemmamala

Pada Rabu, 21 Maret 2018, Majelis Hakim menjatuhkan vonis bebas (vrijspraak) terhadap 3 (tiga) petani dalam kasus perusakan Kawasan Hutan Laposo Niniconang, Kab. Soppeng. Mereka bernama Jamadi (41 tahun), Sukardi (39 tahun) dan Sahidin (45 tahun). Putusan ini dibacakan pada 21 Maret 2018 di Pengadilan Negeri Watansoppeng, dipimpin langsung oleh Hakim Ketua bernama Irianto Prijatna

Read More

Student Loan sebagai Produk Industri Pendidikan Kapital

Oleh : Fara Fahira Dwi Fadzilah (HI 2017) Latar belakang Pendidikan merupakan proses mencerdaskan seseorang. Cerdas dalam artian tahu menggunakan akal dan tahu membedakan yang baik maupun yang buruk. Oleh karena itu, semua orang berhak untuk mengenyam pendidikan. Setiap negara akan berusaha meningkatkan kualitas pendidikannya. Pendidikan menjadi hal yang sangat krusial karena kualitas pendidikan di

Read More

Candu yang Nyata: Ke-adiktifan Indonesia Terhadap Pupuk Impor

Oleh : Muh. Andika M. Arafah (HI 2017) Latar Belakang Sejak dulu, Indonesia telah terkenal sebagai negara agraris. Dengan jutaan hektar lahan pertanian, tanah yang subur, sumber daya alam hayati melimpah dan sebagian besar penduduknya hidup dari pertanian menasbihkan Indonesia menjadi salah satu negara agraris terbesar di dunia.[1] Pertanian memberikan kontribusi yang sangat vital terhadap

Read More

Unequal Exchange : Harta Atau Nyawa?

Oleh : Andi Muhammad Zufar Abram (HI 2017) Latar Belakang Majunya perindustrian negara-negara dunia tentunya tidak hanya memunculkan output positif berupa produk/komoditas namun juga memberikan hasil yang tidak diinginkan seperti sampah produksi maupun limbah, khusunya berupa bahan beracun dan berbahaya (biasa disebut B3). Di negara-negara perindustrian (negara maju), sampah beracun tersebut mulai dilarang untuk disimpan

Read More

Skip to toolbar