Training Advokasi

Untuk memberikan pemahaman tentang dasar-dasar keadvokasian, pemahaman mengenai metode-metode keadvokasian, serta pemahaman terkait hubungan HIMAHI dan keadvokasian, HIMAHI FISIP UNHAS melaksanakan Training Advokasi yang dilaksanakan selama 5 hari yakni dari tanggal 19 – 23 Oktober 2016 yang dilaksanakan di Ruang A LEMA FISIP UNHAS. Training Advokasi atau yang disingkat TA, kali ini bertemakan “Action Sounds Louder than Words”. Tema kegiatan ini diambil dengan semangat aksi akan lebih menggema dibandingkan hanya perkataan, seperti TA yang dimaksudkan mampu memahamkan peserta mengenai advokasi dan melaksanakan aksi berdasar realitas sosial yang kerap kali mengalami kesenjangan. Sasaran kegiatan ini adalah calon anggota maupun anggota HIMAHI FISIP UNHAS.

Selama TA berlangsung, peserta diberikan berbagai materi dan juga melakukan Focus Group Discussion. Materi pertama adalah “Dasar-dasar Advokasi” yang dibawakan oleh Mohammad Nur Fiqri (HI 2015) dan Bayu Irsyada Pratama (HI 2012). Pada materi ini, peserta diberikan pemahaman-pemahaman dasar akan apa itu advokasi dan pentingnya mengadvokasi. Materi kedua yakni, “Strategi Mengadvokasi” oleh Andi Ahmad Fadhil (HI 2013) dan Yulianti Sulaiman (HI 2012). Dalam materi kedua ini peserta diberikan pemahaman akan strategi-strategi yang penting untuk diperhatikan sebelum kita mengadvokasi agar kita tidak mengambil keputusan yang salah dalam melakukan advokasi itu sendiri. Untuk menjelaskan dua bentuk advokasi, yakni advokasi litigasi dan non litigasi, peserta diberikan materi “Advokasi Litigasi” dan “Advokasi Non-litigasi” yang diberikan oleh Charlie (Lembaga Bantuan Hukum) dan Maula (LAW Unhas). Dalam melakukan advokasi, kita juga wajib melakukan investigasi terlebih dahulu. Maka dari itu peserta diberikan materi “Investigasi dalam Advokasi” oleh Aji Akbar Sulaeman S.IP (HI 2011). Sebagai pemahaman akan sifat dan hubungan antara HIMAHI dan Advokasi, peserta diberikan materi “HIMAHI dan Advokasi” oleh Radhitya Erlangga S.IP (HI 2010). Terakhir, materi “Manajemen Aksi” yang dibawakan oleh Asrul Azwar Irfan (HI 2015). Dengan dilaksanakannya TA kali ini, peserta diharapkan mampu membangun semangat pergerakan dan membentuk sikap kritis mahasiswa terhadap fenomena-fenomena ketimpangan yang terjadi dalam masyarakat. juga, keberpihakan mahasiswa dalam menanggapi tiap fenomena sosial yang terjadi. Panjang umur perjuangan! Salam HIMAHI.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar