Musyawarah Besar XXXI HIMAHI FISIP UNHAS

Digelarnya Musyawarah Besar XXXI HIMAHI FISIP UNHAS menjadi pertanda masa akhir Pengurus Harian HIMAHI FISIP UNHAS periode 2015/2016. Forum yang dimulai sejak tanggal 24 Mei – 5 Juni 2016 ini membahas laporan pertanggungjawaban pengurus harian, evaluasi, dan penetapan formatur tunggal HIMAHI FISIP UNHAS untuk 1 periode ke depannya. Pelepasan jabatan pengurus harian dan anggota Dewan Pengawas Organisasi (DPO) periode 2015/2016 juga masuk dalam rentetan agenda sidang.

Di hari pertama, pembukaan Musyawarah Besar diselenggarakan di Ruang B LEMA FISIP UNHAS yang dihadiri oleh pihak Komisi Minat Bakat Fakultas, Wakil Dekan III, Sekretaris Jurusan, dan beberapa pimpinan himpunan mahasiswa jurusan (HMJ). Di beberapa momen, Ashary Sallatu S.IP.M.Si selaku Sekretaris Departemen Ilmu Hubungan Internasional memberikan pesan bahwa aktivitas-aktivitas mahasiswa di organisasi intra kampus harus tetap lestari guna menunjang pembangunan karakter dan daya kreasi-inovasi mahasiswa.

Terhitung dari hari pertama hingga tanggal 4 Juni 2016, laporan pertanggungjawab formatur tunggal dibahas. Pencapaian unit-unit kerja (Departemen Perkaderan dan Keorganisasian, Departemen Advokasi dan Kajian Strategis, Departemen Hubungan Masyarakat dan Informasi Komunikasi, Departemen Kesekretariatan dan Inventaris, serta Departemen Dana dan Usaha Kreatif) yang mendukung pencapaian visi dan misi ketua himpunan kemudian dipaparkan. Pembahasan juga mengarah pada penentuan poin evaluasi agar dapat menjadi bekal kepengurusan ke depannya. Agenda sidang ini diakhiri dengan pelepasan jabatan formatur tunggal sebagai ketua himpunan beserta para fungsionaris-organisasi lainnya.

Pada agenda selanjutnya, pemilihan anggota Dewan Pengawas Organisasi HIMAHI FISIP UNHAS periode 2016/2017 dilaksanakan. Komposisi dewan ini telah termaktubkan dalam Anggan Rumah Tangga yaitu berjumlah 7 orang. Dalam hasil musyawarah sidang, Andi Gufron Hermansyah, Sirton, Rial Ashari Bahtiar, Muhammad Mihram, Nur Rizka, Hildayani Rusdi, dan Ryan Akmal Suryadi terpilih untuk mengemban amanah dalam perwujudan fungsi pengawasan organisasi selama 1 periode ke depannya.

Pada agenda sidang selanjutnya, penjaringan bakal calon formatur tunggal kemudian diadakan. Dari hasil seleksi, Wira Atman dan Zulmi Zuliansyah kemudian ditetapkan sebagai calon formatur tunggal HIMAHI FISIP UNHAS. Masing-masing calon formatur tunggal membawa pola khusus kepengurusan yang berbeda. Wira Atman dengan semangat kemahasiswaan yang dilatari oleh degradasi implementasi nilai kemahasiswaan oleh mahasiswa masa kini, dan Zulmi Zuliansyah membawa pola khusus keilmuan dengan landasan untuk memperkuat kader dalam pengaplikasian kajian keilmuannya pada lingkup sosial. Pemilihan formatur tunggal ditentukan secara musyawarah mufakat. Dan dari hasil kesepakatan forum, Zulmi Zuliansyah kemudian terpilih menjadi formatur tunggal HIMAHI FISIP UNHAS periode 2016/2017.

Lagu Heal The World, dipopulerkan oleh Michael Jackson, kemudian dilantunkan bersama oleh peserta sidang yang sekaligus menandakan berakhirnya Musyawarah Besar XXXI HIMAHI FISIP UNHAS. Proses dialektika antar peserta sidang selama musyawarah besar berlangsung telah melahirkan kritik dan saran demi peningkatan kualitas kader HIMAHI FISIP UNHAS akan menjadi bekal kepengurusan ke depannya. Zulmi Zuliansyah, pada penutupan sidang, juga menambahkan bahwa HIMAHI FISIP UNHAS tidak hanya dimiliki oleh pengurus harian, melainkan seluruh anggota dan alumninya dan manfaat atas eksistensi organisasi kemahasiswaan ini harus dirasakan secara kolektif. Dan demi pengembangan himpunan, himbauan untuk mengawal kepengurusan juga harus dilakukan bersama-sama.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar