Agreement on Agriculture dan Reforma Agraria

Oleh: Andi Ahmad Fadhil (HI 2013) dan Muhammad Ismail (BEM Fakultas Pertanian Unhas) Hingga hari ini, permasalahan-permasalahan terkait sektor pertanian masih saja banyak di temui di berbagai negara, terutama negara berkembang. Rezim global pencipta kebijakan liberalisasi sektor pertanian muncul malalui World Trade Organization. Di antara GATS, TRIMS, TRIPS ada juga AoA (Agreement on Agriculture) yang

Read More

BEM-U: Dari mana dan kemana?

oleh: Mohammad Nur Fiqri(HI 2015) Email:mohammadnurfiqri@gmail.com Diskursus pembentukan Bem Universitas (disingkat BEM-U) hadir bak oase di tengah-tengah kelesuan AUB (Aliansi Unhas Bersatu). Mendadak konsolidasi tampak hidup, kiri-kanan mengevaluasi status quo, meributkan aliansi yang saat ini dijadikan wadah. Jujur saja, naiknya diskursus BEM-U adalah yang paling menjemukkan, repetitif, paling tidak sehat –tingkat kontaminasi politik praksis yang

Read More

Review Diskusi : Higher Education, State or Market?

Oleh : Fadli Anggara Putra (HI 2016) E-mail: fadlianggaraputra01@gmail.com Fasilitator: Ayu Anastasya Rachman, S.IP, M.A Tema ini mencoba menginterpretasikan apa dan siapa yang punya kendali atas pendidikan, yang aktornya negara atau pasar. Secara istilah, tema ini dapat dipetakan menjadi beberapa unsur, yaitu: pendidikan tinggi, neoliberalisme, dan privatisasi. Pendidikan tinggi dapat dibedakan dalam dua bentuk, yaitu

Read More

Magazhine Vol #5

Finally the fifth volume is ready to be read! MagazHIne volume 5 kali ini dalam momentum kepengurusan baru mengangkat tema ‘Rights’ yang akan memperkenalkan isu yang diangkat oleh kepengurusan. Penasaran tentang konten MagazHIne kali ini? Silahkan buka link di bawah ini Lets read. Salam HIMAHI, Salam Kreativitas.

Idhul Qurban: Wujud Refleksi Penumpasan Serakahnya Kapitalisme

Oleh: Ahmad Asrul Azwar Irfan (HI 2015) Email:asrulazwarirfan@gmail.com “Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa Ilaaha Illallaahu Wallaahu Akbar, Allahu Akbar Walillahil Hamd” Seruan takbir sekaligus tahlil bercampur aduk dikumandangkan pertanda hari raya Idhul Qurban (mayoritas masyarakat menyebutnya Idhul Adha) telah tiba. Binatang-binatang qurban pun rela diikhlaskan demi meminimalisir bahkan menumpaskan sifat ‘kebinatangan’ umat manusia.

Read More

Skip to toolbar